Sebenarnya belajar shorof itu jauh lebih mudah dibanding belajar ilmu Nahwu. Apalagi jika yang belajar adalah anak muda yang daya hafalnya masih kuat. Sebab kunci sukses dalam belajar ilmu Shorof itu teletak di “hafalan”. Semakin kuat daya hafal seseorang, akan semakin mudah pula dia mempelajari ilmu yang satu ini.
Dalam ilmu Shorof kita akan diajarkan bagaimana caranya mentashrif. Mentashrif maksudnya adalah mengubah sebuah kata menjadi kata lain yang memiliki makna bermacam-macam. Misalnya, dengan ilmu Shorof, kita bisa mengubah fi’il madhi menjadi fi’il mudhore, fi’il amer, dan fi’il nahyi. Kemudian, dengan ilmu Shorof, kita bisa mengubah fi’il-fi’il ini berdasarkan pelakunya, baik itu orang ke-3, orang ke-2, atau orang ke-1.